Sabtu, 20 Februari 2010

Rasional rose

Rasional rose

1. PENDAHULUAN

Rational Rose merupakan salah satu software yang paling banyak digunakan untuk melakukan design software melalui pendekatan UML (Unified Modelling Language). Rational Rose merupakan software yang menyediakan banyak fungsi - fungsi seperti : design proses, generate code, reverse engineering, serta banyak fungsi-fungsi yang lain. Rational Rose merupakan tool yang sangat mudah karena sudah menyediakan contoh-contoh design dari beberapa software. Sebelum menggunakannya, terlebih dahulu pahamilah tentang UML ( Unified Modelling Language ). Tutorial ini ditujukan untuk pembaca yang sudah memiliki pengetahuan tentang UML (Unified Modelling Language).

2. Langkah pertama dalam Rational Rose

Untuk membuat file Rational Rose, buka aplikasi Rational Rose sehingga anda akan dihadapkan pada beberapa pilihan seperti jdk-12,jdk-116, jenterprise,jfc-11,Oracle Database , Rational Unified Process (RUP), VB6 Standard serta model-model yang lain. Model-model ini merupakan pilihan apakah ingin membuat file Rational Rose yang mengandung komponen Java, Visual Basic atau Visual C++. Hal ini dibutuhkan ketika nanti akan melakukan generate code (membuat contoh code) dari design yang telah dibuat. Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan elakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari 2 pilihan yang tepat untuk membuat suatu design yang lengkap dengan cara mudah karena model ini merupakan template,sehingga kita dapat langsung melakukan perubahan dengan mengganti use case,actors,class diagram yang telah ada pada template RUP. Namun jika anda tidak ingin memilih salah satu dari model-model diatas ada dapat menekan tombol cancel.

3. Membuat Use Case diagram

Use case diagram menggambarkan interaksi antara actor dengan proses atau sistem yang dibuat. Use case diagram mempunyai beberapa bagian penting seperti: Actor, Use Case,Undirectional Association , Generalizati on.

3.1. Actor

Actor merupakan bagian dari use case yang bertindak sebagai subjek ( pelaku) dalam suatu proses.

3.2. Use Case

Use case adalah proses-proses yang terjadi dalam suatu software.Use case juga menggambarkan apa yang sedang dilakukan oleh seorang Actor.

3.3 Relasi

Relasi menggambarkan hubungan antara actor dan use case.relasi-relasi tersebut dapat dibagi menjadi:

-Undirectional Association -Generalization -Dependency Untuk membuat use case Diagram berikutlangkah –langkah yang harus dilakukan :

Klik tanda (+) pada use case view kemudian double klik pada main sehingga muncul kanvas use case diagram seperti gambar 2 diatas. Berikut ini penjelasan menu-menu yang ada pada use case diagram.perhatikan menu yang ada di sebelah kiri kanvas use case diagram:

Untuk membuat suatu use case diagram klik pada pilihan menu di sebelah kiri tersebut kemudian drag pada kanvas putih di sebelah kanan.

4. Membuat Class Diagram

Class diagram menggambarkan interaksi antar class serta atribut-atribut yang melekat pada class tersebut. Sebelum membuat class diagram, terlebihdahulu harus dibuat class-class yang diperlukan untuk sistem tersebut. Berikut ini langkah-langkah untuk membuat class:

1. Membuat package terlebih dahulu yaitu package design model(hal ini bersifat optional ) tapi lebih baik class-class dimasukkan ke dalam suatu package yaitu package design model agar lebih terstruktur .

2. Membuat class dengan cara klik kanan pada package design model.

3. Kemudian atur operasi dan atribut dari class yang bersangkutan dengan cara klik kanan open specification atau double klik pada .

4. Setelah class-class sudah terbentuk dan propertiesnya sudah diatur,langkah selanjutnya adalah menarik class-class yang sudah dibuat ke dalam class diagram yang ada di sebelah kanan dan membuat relasi antar class dari class-class yang ada. Properties-properties yang ada di class diagram hampir sama dengan yang ada di pembuatan use case diagram.

5. Membuat Sequence Diagram

Sequence diagram merupakan interaksi antara objek-objek dalam suatu sistem danterjadi komunikasi yang berupa pesan(message) serta parameter waktu.untuk membuat sequence diagram klik kanak pada packageÆkemudian pilih new sequence diagram

6. Membuat Collaboration diagram

Collaboration Diagram hampir sama dengansequence diagram tetapi berbeda pada objekyang di titik tekankan , collaboration lebihmenekankan pada pemunculan objek itu sendir sedangkan sequence diagram lebih padpenyampaian message dengan parameter waktu Untuk membuat collaboration diagram dapasecara otomatis dibuat jika sudah ada sequencdiagramnya.untuk membuat collaborationdiagram klik browse pada menu kemudiancreate collaboration diagram, atau denganmenekan tombol F5 pada keyboard.

7. Activity Diagram

Activity diagram menggambarkan proses-proses yang terjadi mulai aktivitas dimulai sampai aktivitas berhenti.Activity diagram ini mirip dengan flowchart diagram. Untuk membuat activity diagram klik kanan pada design model kemudian klik new activity diagram.

8. Statechart Diagram

Statechart Diagram merupakan diagram yang menggambarkan perubahan state dari state yangsatu ke state lainnya. Untuk membuat statechart diagram hamper sama dengan membuat activity diagram yaitu:klik kanan pada Package design model kemudian pilih New Æ Statechart Diagram.

9. Pembuatan Database Diagram dan Generate Script SQL.

Salah satu fasilitas dari Rational Rose adalah menyediakan suatu database diagram serta menyediakan generate ke script SQL. Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk membuat database diagram dan script SQL :

A. Pada Package Component view klik Kanan kemudian Data Modeler kemudian New Database.

B. Setelah database dibuat pada component view akan ada suatu database dengan default name DB_0. kemudian klik kanan DB_0 kemudian rename menjadi Oracle kemudian klik Open Spesification dan ubah target databasenya menjadi Oracle 8x dan klik Ok.

C. Setelah membuat dan mengatur properties dari database. Langkah selanjutnya adalah membuat schema database dengan cara klik kanan pada package schema yang ada pada logical view kemudian pilih Data Modeler Æ New ÆSchema. Setelah itu klik kanan pada schema baru yang telah dibuat kemudian ubah Namanya menjadi oracle dan target databasenya menjadi oracle juga.

D. Ketika Schema udah dibuat dan properties nya sudah diatur langkah selanjutnya adalah melakukan transform ke data model. Tapi sebelumnya class-class yang bersifat entity yang akan ditransform diubah datanya terlebih dahulu dengan cara klik kanan pada class entity yang bersangkutan kemudian open standard specification. Spesification for Dosen kemudian masuk ke Tab Detail dan ubah persistence dari transient ke Persistent

E. Setelah mengubah class specification class-class yang bersifat entity maka klik kanan pada package design model kemudian Data Modeler dan Transform to Data Model sehingga akan muncul properties untuk Transform Object Model To Data Model . Setelah itu ubah properties Destination Schema ke Oracle dan Target database ke Oracle juga Kemudian klik OK.

F. Untuk memeriksa apakah Transformasi model berhasil bisa dicheck pada schem Oracle , jika berhasil maka Schema Oracle akan berisi table-tabel

G. Setelah proses Transformasi ke data model langah Selanjutnya adalah membuat database diagram yaitu dengan cara klik kanan pada package schemas kemudian pilih Data Modeler Diagram.Setelah Data Model diagram dibuat klik Data Model diagram kemudian masigng-masing tabel di Drag ke Data Model Diagram.

H. Langkah terakhir setelah database diagram dibuat adalah generate script SQL.caranya yaitu klik kanan pada schema kemudian Forward Engineer Sehingga muncul Forward Engineering wizard. Setelah Itu Klik Next ,Kemudian pilih directory penyimpanan file script SQL, Klik Next ,Kemudian Klik Next Lagi dan inish.

10. Generate Data Model ke Visual Basic Code

Untuk melakukan Generating Code ke Visual basic code ada beberapa langkah yang harus dilakukan yaitu:

A. Melakukan Component Assignmet Component Assignment tool berfungsi untuk mengubah unsigned class ke dalam class-class yang termasuk dalam suatu bahasa Visual Basic.Untuk melakukan Component Assignment tool klik Tool kemudian Visual Basic Component Assignment Tool. Setelah klik Component Assignment tool maka akan muncul pengatura. langkah selanjutnya adalah klik Unsigned class kemudian akan terlohat class-class yang belum diassignment. Setelah klik pada class tersebut dan tarik (drag) ke visual basic yang ada di sebelah kiri, lakukan hal ini untuk semua class-class yang ada pada unsigned class. Setelah class di drag maka pada menu visual basic kiri akan keluar menu project 1 pastikan bahwa class-class yang lainnya di drag pada project 1 bukan pada visual basic karena akan menghasilkan project baru.Setelah semua class di-assign ke project1 kemudian klik OK.

B. Langkah setelah melakukan assignment tool adalah mengubah stereotype pada properties class spesification menjadi Form jika class tersebut akan dijadikan suatu form, atau jika suatu class akan dijadikan class module maka ubah stereotype class-nya menjadi class module.

C. Langkah Terakhir dari generating code ini adalah melakukan update code,berikut ini adalah langkah-langkah untuk melakukan update code: Klik pada tools Visual Basic kemudian update code Setelah Form code update tool muncul kemudian klik Next, setelah itu akan muncul Tool project visual basic yang akan digenerate,beri tanda check pada project 1 kemudian klik Next , Langkah update code yang terakhir adalah FINISH, klik Finish maka code visual basic akan langsung degenerate.

D. Setelah tombol Finish di Klik maka code visual basic akan langsung di generate tapi sebelumnya Rational rose akan meminta konfirmasi penyimpanan file ,simpanlah file rational yang baru dengan nama baru kemudian close form update code.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar